Posted in Dokumen

Cara Melegalisir Dokumen ke Tiga Kementrian / Legalisir Buku Nikah ke Kedutaan Belanda.

Hi guys, setelah lama gak posting sama sekali disini, akhirnya kali ini saya bisa share pengalaman saya waktu melegalisir dokumen di tiga Kementrian Jakarta;
1. Kementrian Agama
2. Kementrian Hukum dan Ham
3. Kementrian Luar Negeri

Secara global, tulisan saya ini bisa jadi panduan kamu yang mau legalisir dokumen” di Tiga Kementrian tersebut, apalagi yang mau tinggal di luar negeri karena ikut suami atau pun untuk lanjut study.. atau apapun yang berhubungan dengan melegalisir dokumen” di ketiga Kementrian ini (Akta lahir,SKBM,Buku nikah,dll)

Kali ini saya melegalisir  Buku Nikah keluaran KUA. Kenapa kita harus melegalisir buku nikah kita ke kedutaan sih? Untuk topik ini bakal saya jelasin di artikel selanjutnya.

Untuk melegalisir Buku Nikah hal” yang harus kalian lakukan bakal saja jelaskan disini, berdasarkan pengalaman saya kemarin tanggal 11 Mei 2018. Proses melegalisir harus diperhatikan biar gak bolak-balik yaa, yang bakal bikin kamu boros waktu, serta tenaga juga ongkos.. hihihi

Syarat melegalisir buku nikah, dan langkah”nya
1. KUA
Fotocopy buku nikah 3 rangkap yang sudah di legalisir di KUA.
Kua mana? KUA yang menikahkan kalian yaa. Caranya gampang banget cukup datang aja dan bilang mau legalisir copy buku nikah. Saya copy 6 rangkap, buat jaga” 😀
Oiya, biayanya gratis. ^^

2. Kementrian Agama
Datang pagi” jam 9.30 WIB ke Kementrian Agama yang beralamat di Jl. Lapangan Banteng Barat No. 3-4 Jakarta Pusat Lantai 9. Apa saja dokumen yang diserahkan ke petugas?
– Buku Nikah yang asli
– Fotocopy buku nikah yang sudah dilegalisir oleh KUA 3 rangkap
– Fotocopy CNI
– Fotocopy Sertifikat Mualaf pasangan WNA (untuk yang beragama Islam dari lahir, membuat surat pernyataan bermaterai kalau suami benar seorang Muslim)

Serahkan dokumen ke petugas, waktu itu petugasnya bernama Pak Budi dikasih no. hp nya juga ^^ . Penting y gaes, copy buku nikah itu harus 3 rangkap yaa.
Proses legalisir di Kemenag cepat kok 20-30 menit aja kalau dokumen kamu lengkap.
Biayanya gratis ^^

3. Kementrian Hukum dan HAM
Untuk legalisir di Kemenkuham ini sebenarnya sudah termasuk mudah dan cepat semenjak pelayanan legalisir sudah menjadi online. Kamu gak perlu datang ke Kemenkuham untuk taruh dokumen yang mau dilegalisir, cukup upload foto dokumen yang mau kamu legalisir. Legalisirnya berupa stiker. Tapi, nanti tetap harus datang ke Kantor Kemenkuham untuk mengambil stikernya. Ini langkah”nya ;

  • Foto dokumen yang ingin dilegalisir (saya foto bagian buku nikah yang telah dilegalisir KemenAg)
  • Registrasi di http://ahu.go.id , buat account
  • Masuk ke BERANDAStep 1 - Beranda ---> Daftar Permohonan
  • Klik DAFTAR PERMOHONAN lalu BUAT PERMOHONANwhatsapp-image-2018-05-24-at-12-37-56-pm1.jpeg
  • Isi Kolom Biodata

    1 (2)
    1. Pilih Dokumen Pernikahan
    2. Masukan Nomor Dokumen dari Kemenag
    3. Jumlah Dokumen yang kamu  mau legalisir (saya pilih 4, karena ada 2 buku nikah asli , dan 2 copy buku nikah yang sudah dilegalisir oleh Kemenag)
    4. Tanggal dokumen yang dimaksud adalah tanggal Kemenag melegalisir dokumen
    5. Masukan nama pejabat yang mendatangani dokumen di Kemenag (ada otomatisnya juga, kalau gak otomatis kemungkinan salah input namanya)
    6. Jabatannya terisi otomatis sesuai jabatan pejabatnya di point 5
    7. Isi Lembaga Kementrian RI
    8. Negara tujuan kamu mau ke Kedutaan Negara Mana (saya pilih Netherland)
    9. Ini otomatis terisi
    10. Pilih file foto dokumen yang kamu mau legalisir. Saya legalisir 4 dokumen, tapi hanya satu foto yang saya upload. Fotonya harus jelas ya legalisisr dari kemenagnya, kalau gak jelas permohonan pasti DITOLAK
    11. Simpan dan lanjutkan

  • Cek di daftar permohonan, kalau ada tulisan lihat berarti sedang proses, jangan lupa selalu cek di notifikasi yaa, juga email
  • Permohonan dokumen diproses 1×24 jam dari waktu kamu upload dokumen, tapi saya terima 4 jam setelahnya. Nanti kamu akan mendapatkan email dari kemenkuham yang memberitahu dokumen kamu ditolak atau disetujui. Kalau disetujui kamu print voucher dan bawa ke Kemenkuham di esok harinya.
  • Untuk legalisir dokumen di Kemenkuham sekarang ini sudah tidak di Gedung Kemenkuham sendiri ya. Untuk legalisir dokumen kemenkuham sudah pindah ke Gedung Cik’s Cikini, dekat dengan stasiun Cikini , sebrangny KFC Cikini. Kalau kalian naik ojol kalian langsung aja ketik di destination Gedung Cik’s pasti langsung muncul
  • Sampai di Gedung Cik’s kalian bisa langsung bayar ke Teller BNI atau BJB, pilih sesuka kamu aja :D, jangan lupa serahin juga print vouchernya
    Biayanya Rp. 25.000,- / dokumen
  • Setelah bayar, kamu ke loket 1, kasih bukti bayar ke petugas, dan tunggu sampai nama kamu dipanggil. sekitar 10-30 menit. Taaaaa…. ddaaaaa stiker sudah bisa kamu ambil dan tempel yaa. Tempelnya jangan asal tempel ya, mending minta bantu petugasnya bantuin kamu nempel, soalny klo salah nempel bisa ditolak di Kemenlu nanti. >.< Soalnya pakai kertas sambungan yang kita tempel di buku nikah

4. Kementrian Luar Negeri
Untuk legalisir di Kemenlu juga harus download aplikasi Kemenlu terlebih dahulu, kamu bisa download di playstore. Terus signup yaa. Prosesnya gampang banget lho, pertama-tama foto dulu dokumen yang sudah di legalisir oleh Kemenag dan kemenlu, fotonya satu” yaa, per dokumen. Biayanya Rp. 25.000,- per dokumen. Nah, disini saya jelaskan langkah”nya;

LANGKAH PERTAMA

1. Download Applikasi Legalisasi Kemenlu
WhatsApp Image 2018-06-06 at 9.59.36 AM

2. Buat Account

3. Pilih —> 1. BUAT PERMOHONAN —-> KLIK ICON DIBAWAH

 

4. KLIK KEMENLU
WhatsApp Image 2018-05-24 at 3.31.58 PM (9)

5. PILIH NEGARA TUJUAN (saya pilih Netherlands)
whatsapp-image-2018-05-24-at-3-31-58-pm-8.jpeg

6. PILIH TAMBAH DOKUMEN, LALU PILIH PILIHAN DOKUMEN YANG AKAN DILEGALSIIR (saya pilih Akte Nikah)

7. Pilih TAMBAHKAN FOTO—-> setelah upload Foto Dokumen pilih SELANJUTNYA (—>)

– Isi No. Pengesahan dengan Nomor Pengesahan dari Kemenkuham (nomor stiker)
– Isi Nama Pengesah dengan nama pejabat yang menandatangani stiker
– Isi Instansi/Lembaga dengan Kementrian Hukum dan HAM
– Keterangan, saya isi dengan Keterangan 2 buku nikah dan 2 copy buku nikah

Bila lebih dari 1 dokumen pilih YES, bila tidak pilih NO
Lalu pilih tanda √

8. Mengisi Kolom ini dengan TANDA TANGAN , Lalu pilih tanda √

whatsapp-image-2018-05-24-at-3-31-58-pm-1.jpeg

LANGKAH KEDUA

1. Setelah langkah pertama selesai, pilih PEMBERITAHUAN untuk mendapatkan PEMBERITAHUAN terbaru
WhatsApp Image 2018-05-24 at 3.31.58 PM (11)

2. Kalau kamu mendapatkan pesan PERMOHONAN TERKIRIM , harap bersabar ini berarti dokumen akan diproses verifikasi oleh admin.
whatsapp-image-2018-06-08-at-10-58-23-am-3.jpeg

3. Kalau dokumen kamu sudah di verifikasi oleh admin, maka kamu akan mendapatkan pesan UPLOAD BUKTI PEMBAYARAN
.WhatsApp Image 2018-06-08 at 10.58.23 AM (2)
Pembayaran ini dilakukan di Bank Mandiri yang masih satu area dengan Kemenlu, tapi beda Gedung yaa, kamu harus jalan kaki beberapa ratus meter untuk ke Gedung ini, gedungnya gak jauh kok ^^ tapi kamu harus  titip ID Card kamu, karna harus pakai kartu Visitor untuk masuk ke Gedung ini, kebetulan saya memang tidak punya account Bank Mandiri. Saya dengar yang punya ATM Mandiri bisa bayar lewat ATM, tapi saya tidak tahu prosesnya bagaimana. Menurut saya kalaupun saya punya kartu Mandiri, sayya bakal tetap bayar di Teller, karena ada kode khususnya. Main aman ajalah kitaa 😀

4. Setelah bayar, kamu harus UPLOAD BUKTI PEMBAYARAN di menu 2. UPLOAD BUKTI PEMBAYARAN
WhatsApp Image 2018-05-24 at 3.31.58 PM (11)

5. Kalau kamu sudah upload bukti pembayaran, kamu tinggal menunggu VERIFIKASI PEMBAYARAN yang kamu check di menu PEMEBERITAHUAN. Dan di pemberitahuan ini juga akan info kapan kamu harus datang kembali untuk mengambil stiker.
whatsapp-image-2018-06-08-at-10-58-23-am-11.jpeg

LANGKAH KETIGA

1. Jika kamu notif untuk datang kembali sudah kamu terima, pilih menu 3. PERMOHONAN SELESAI
WhatsApp Image 2018-05-24 at 3.31.58 PM (11)

2. Lalu beri survey KEPUASAN PELANGGAN dan KLIK Tanda Panah ( —> )
whatsapp-image-2018-06-08-at-11-56-40-am.jpeg

3. Setelah KLIK Tanda Panah ( —> ) , nanti kamu akan mendapatkan Notifikasi seperti ini
WhatsApp Image 2018-06-08 at 11.56.40 AM (1)

LANGKAH TERAKHIR

Setelah kamu mendapatkan notif yang ada barcodenya, kamu datang ke Kemenlu sesuai waktu yang telah ditentukan. Datang kesana membawa dokumen yang akan distiker dengan Map Kuning. Ambil nomor antrian, dan tunggu sampai nomor antrian kita tiba, nomor antrian ini digunakan hanya untuk Penyerahan Dokumen saja, setelah kita menyerahkan dokumen yang mau dilegalisir, kita harus menunggu sampai nama kita dipanggil lagi sekitar 1 jam kurang lebih.

Taaddaaaa.. stiker sudah ditempel di dokumen, step selanjutnya tinggal buat apointment ke Kedutaan tujuan kita.

LEGALISIR DI KEDUTAAN BELANDA

Untuk melegalisir di Kedutaan Belanda, kamu harus buat appointment dulu di sini http://bit.ly/AppointmentNL , saya belum bisa share pengalaman saya legalisir di Kedutaan karna saya memang belum Legalisir Buku nikah, nanti saja kalau mau urus MVV biar sekalian legalisirnya. Tapi, sepengalaman teman yang legalisir kemarin, prosesnya juga mudah kok, buat appointment pilih LEGALISATION OF A SIGNATURE. Biayanya sepertinya sekitar 25-30 euro per dokumen. Bayarnya nanti pakai rupiah ya, sesuia kurs hari itu. Kemarin teman bayar Rp. 440.000,- per dokumen.

——TIPS—–

Berdasarkan pengalaman saya ini, juga melihat dan berkenalan dengan banyak teman baru yang mengurus legalisir ini, saya menyimpulkan kan bahwa mengurus ini tidak lah sulit bila melakukannya sendiri , tanpa perlu menggunakan biro jasa yang biayanya lumayan mahal yaa. , Terus gimana yang diluar kota? Bisa kok urus sendiri, dan cepat asal semua dokumen jelas ya seperti yang saya sebutkan diatas. Begini  contoh rangkumannya

  1. Siapkan fotocopy Buku Nikah yang sudah dilegalisir.
  2. Hari Senin, pagi-pagi jam 8.00 sampai di Kemenag, proses legalisir di Kemenag kurang lebih 10-30 menit. (Tergantung petugas dan antriannya, tapi paling lama menunggu hanya 1 jam ) Ingat bawa dokumen yang saya sebutkan diatas.
  3. Setelah dokumen dilegalisir oleh Kemenag, segera Login dan upload foto dokumen ke Website Kemenkuham. Kalau saya kemarin langsung naik grab ke Gedung Cik’s, untuk mengupload dokumen. Setelah uplaod dokumen, saya pulang ( sebenarnya gak perlu datang untuk upload dokumen, karna dari HP juga bisa) 5 jam kemudian saya mendapatkan email Voucher, dan Voucher bisa di download lalu di print.
  4. Hari Selasa Pagi ke Kemenkuham sampai sana jam 8.30, langsung bayar ke Teller, lalu ke loket ambil stiker , menunggu sekitar 15 menit. Selesai .
  5. Dari Kemenkuham , langsung ke Kemenlu untuk pembayaran, saya upload dokumennya sambil duduk di Kemenlu :D, jadi setelah terima notif Verifikasi pembayaran, saya langsung ke Bank Mandiri, 4 jam kemudian saya mendapatkan notif untuk datang ke Kemenlu pada waktu yang di tentukan. 1 x 24 jam
  6. Hari Rabu , datang ke Kemenlu untuk stiker. Dan, memakan waktu 30 menit  sampai 2 jam untuk mendapatkan stiker.
  7. Buat appointment di Kedutaan, pilih tanggal dan datang deh ke Kedutaan untuk legalisirnya. ^^

Kurang lebih proses legalisir ini memakan waktu 1-5 hari yaaa, makanya buat kalian yang dari luar kota , better urus nya dari hari Senin, jadi cepat selesai gak kepotong weekend, saving budget juga kan buat hotel dan lain” ^^

Semoga tulisan saya ini membantu, mohon maaf kalau tulisannya masih berantakan :D, baru bisa posting setelah sebulan lamanya, secara nulisnya dicicil -_- .

Like and comment y guys, feel free for ask me :-*

Advertisements
Posted in Tak Berkategori

Cara Membuat KITAS/ITAS

Hello guys,
Kali ini saya mau menceritakan pengalaman saya membuat KITAS untuk suami saya, lanjut dari cerita sebelumnya saat perpanjang Visa Sosbud . KITAS Suami saya baru saja selesai tanggal 26 Oktober 2017. Membuat KITAS ini benar-benar butuh perjuangan , energi, dan waktu. Saya memutuskan untuk mengurus semuanya sendiri tanpa bantuan birojasa, karena pasti mahal ya biayanya dan pula hitung-hitung pengalaman juga. Tapi, ternyata urusan birokrasi ini sangat mempermainkan emosi saya yang masih suka labil-labil alay :’-(

Setelah Visa Sosbudnya sudah diperpanjang. Masih ditempat yang sama, saya langsung menyerahkan dokumen  yang diperlukan untuk membuat KITAS suami. Persyaratannya hampir sama tapi ada beberapa tambahan dokumen yang diperlukan. Berikut dokumen apa saja yang dibutuhkan ;

  1. Isi formulir pengajuan KITAS
  2. Photcopy Visa dan Passport asli WNA
  3. Photo Copy KTP, KK, dan Passport WNI/ Pasangan
  4. Photo Copy buku nikah
  5. Photo Copy CNI dari kedutaan
  6. Surat Sponsor Istri bermaterai
  7. Surat Intregasri yang di ttd suami
  8. Surat Jaminan
  9. Surat Keterangan Domisili Suami (Minta ke kelurahan melalui RT, RW setempat )
  10. Surat Keabsahan Pernikahan dari KUA tempat kita menikah ( Kanwil Bekasi minta ini, pengalaman teman yang lain, tidak di minta )

Photo copy berkas diatas 3 rangkap.

Setelah saya menyerahkan semua dokumen point 1-9 kepada petugas pada tanggal 22 Agustus 2017, saya langsung bertanya kapan dipanggil lagi dan apakah semua dokumen SUDAH LENGKAP. Petugas bilang nanti akan dihubungi oleh pihak imigrasi bekasi melalui telephone dan berkas suami saya SUDAH LENGKAP. Baiklah hari itu saya pulang sambil menunggu proses berikutnya.

“Langit berganti..
Kadang biru, kadang sendu
Diam sabar menunggu
Tapi semua itu tak pasti,..”

ahahaha, maaf ya saya memang orangnya puitis gak jelas gitu ,, hahaha 😀

Setelah menunggu lewat sudah hampir 2 minggu tidak ada kabar dari imigrasi, gak ada telepon, atau SMS atau pun email, maka saya chat di whatsapp berikut chatnya

seperti itu chatnya (curcol *.*)

Jadilah saya yang jemput bola itu, sempat kesal si >.< ..
Jempuutt bolaaa??? Mangny gw kiperrrrr !!!

Akhirnya, saya kontak petugas KUA yang kemarin membantu saya, dan ahamdulillah dia bisa bantu, setelah janjian, besoknya saya ke kantor Imigrasi untuk ambil surat pengantar ke KUA, setelah dapat surat pengantar saya langsung meluncur ke kantor KUA untuk ambil surat keterangan dari KUA yang isinya itu memang cuma menjelaskan bahwa pernikahan itu memang benar terjadi -_-. Orang KUA sendiri bilang harusnya pegawai imigrasi yang datang untuk minta surat ini -_- , tapi ya sudahlah, daripada nih urusannya lama -,- .
Btw, surat ini gratis yah..
Setelah dapat surat keabsahan dari KUA kesokan harinya saya langsung meluncur ke kantor imigrasi , dan yah cuma buat kasih surat itu saja, sebenarnya agak aneh ya, kan sudah lampirkan CNI dan copy buku nikah juga yah, tapi masih diminta surat dari KUA juga -,-. Tapi, ya bagaimanapun kita harus tunduk dengan peraturan yang berlaku. Dan, biasanya beda daerah beda aturan. Padahal peraturan mengacu pada undang” yah, harusnya sama dengan semua  pemerintah daerah, jadi pertanyaan buat saya,. Bagaimana dengan SOP yang ada?? Apa yang dilakukan pemerintah pusat mengenai peraturan” ini ,?????????????

Lagi-lagi kita harus menunggu setelah  dokumen dilengkapi, yaitu menunggu di hubungi oleh petugas imigrasi yang akan berkunjung kerumah kita, kayak disurvey gitu yah..
Akhirnya saya di telpon oleh bapak petugas imigrasi , dadakan yah telponnya.. untung kantor dekat rumah, soalnya dengar” pengalaman dari teman, ketika si petugas telpon untuk berkunjung, pasangan nikah campur itu harus ada dirumah. Jadi, harus lengkap atau kita nanti tunggu lama lagi sampai si petugas bisa datang ke rumah kita gaes.

Tanggal 20 September 2017, si petugas datang kerumah saya, yang datang hanya dua orang sambil membawa dokumen suami saya. Mereka ramah dan asyik juga diajak ngobrolnya. Mereka cuma tanya ya, ketemu dimana, sudah punya anak belum, berapa lama kenalnya, berapa lama menikahnya, suami kerja apa, kerja dimana. Istri kerja apa , kerja dimana, gaji berapa sebulan. Setelah itu petugas yang satunya ambil foto” ala” candid gitu dan kita foto bareng di teras rumah.
Proses ini dibutuhkan untuk verfikasi bahwa si WNA ini benar tinggal bersama kita.

Setelah itu ??
Masih menunggu lagi cyyyiiiiinnnnnn,.. -,-

Saya sudah mulai panik karna masa berlaku visa sosbud suami bakal berakhir di tanggal 30 September, maka saya bolak-balik telpon kantor imigrasi. Kata petugasnya ditunggu saja, nanti juga di telpon -,-. Oallaaaghh,, agak panik juga ya, karna takut kena overstay nantinya, overstay kan kena Rp. 200.000,- perhari >.< .

Masih berjuang bolak-balik telpon, akhirnya tanggal 4 Oktober 2017 saya ditelpon untuk datang ke kantor imigrasi untuk proses pengambilan photo dan sidik jari suami. Jadilah kita datang esok harinya untuk photo. Hari itu juga petugas memberikan 2 dokumen, satu untuk di bawa ke kanwil Bandung dan satunya untuk dibawa ke Dirjen Kuningan Jakarta.

Paniklah hari itu karena besok saya harus ke kanwil bandung, karena semakin cepat, semakin baik kan. Saya masih takut suami saya kena overstay, tapi si petugas imigrasi bekasi bilang gak jadi masalah. Tapi, saya chat lagi di whatsapp apa perlu suami saya perpanjang visa sosbud, karna masih proses pembuatan kitas. Tapi gak dijawab cyiin, paling tidak saya  punya bukti kalau saya sudah tanya.

Berangkatlah pagi” buta ke Kanwil Bandung, hari itu hari Jum’at.. kita sampai jam 7.30 WIB.  Kepagian siii,,. saran saya harusnya sampai jam 8.30 aja, karena setiap hari Jum’at mereka ada acara SKJ, dan apel pagi. Setelah petugasnya sudah bisa melayani, saya kasih 1 rangkap dokumen yang untuk kanwil bandung, lalu petugasnya bilang jam 11.00 WIB nanti kembali lagi. Sambil tunggu kita sambil jalan-jalan cari sarapan. Jam 11 kita balik lagi ke kanwil bandung, dan tunggu dipanggil, alhamdulillah dokumen selesai dan kita bisa pulang. Dokumen 1 rangkap ini yang bakal diserahkan ke Dirjen Imigrasi Kuningan Jakarta.

Senin pagi”, saya segera meluncur ke Dirjen Imigrasi Jakarta, lagi” saya datang kepagian. Karena hari Senin, mereka ada apel pagi, yang katanya selesai jam 8.30 WIB. Jadilah, saya menunggu , saran saya mending sampai di dirjen jam 9 an aja, karena tidak ada ruang tunggu , tidak ada tempat duduk, jadilah saya tunggu di toilet, huhuhu daripada gak duduk yaa.. jam 8.30 WIB saya langsung diarahkan ke lt. 10 , nanti disana kita disamut security dan di kasih tanda terima, yang nanti ada keterangannya kita akan di SMS dan di email oleh pihak dirjen. Batas waktunya 10 hari dari penyerahan dokumen, bila kita tidak mendapatkan SMS, kita bisa mengirim SMS di no. yang  tercantum.

Hari berlalu, SMS dan email tidak kunjung di terima. Saya telepnn pihak dirjen,no.nya tidak tersambung -_- . Akhirnya saya telpon pihak imigrasi bekasi, dan yeaay, saya bisa langsung datang untuk bayar KITAS. Setelah bayar memalui POS Mobil sebesar Rp. 2.055.000,,-  saya masih harus menunggu sampai 3 hari kerja untuk mengambil passport suami saya. Hari dimana saya ambil passport, itu harusnya jadi hari yang membahagiakan, karena berarti KITAS suami saya selesai, tapi itu tidak terjadi, karena saya check masa berlakunya sangat merugikan. Saya melakukan protes ke Kantor Imigrasi Bekasi, mereka sangat ketus dan tidak bisa menolong, sebenarnya saya cuma tanya berdasarkan apa perhitungan masa berlaku kitas ini. Mereka hanya menjawab itu sesuai keputusan Dirjen Imigrasi Kuningan. Jujur saya kecewa sekali, ini seperti curang dalam perhitungan masa berlaku. Saya ingin sekali datang ke Dirjen Kuningan , tapi saya tahu itu hanya buang” waktu. Tapi, saya tetap syukuri, setidaknya suami sudah punya KITAS. Eits, perjuangan belum selesai, masih ada lagi yang harus di lakukan, next time saya cerita ya.. bye

 

 

Posted in Tak Berkategori

Cara Perpanjang Visa Sosial Budaya

Hi Guys ,
Kali ini saya mau share bagaimana cara perpanjangan Visa Social Budaya berdasarkan pengalaman saya Bulan Agustus 2017 kemarin. Sebenarnya saya mau langsung buat KITAS untuk suami, tapi saya terlalu asik sehingga lupa kalau masa berakhir Visa Sosbud suami saya akan segera berakhir di awal September. Btw, Visa Social Budaya hanya berlaku selama 60 hari. Tips saya lebih baik mengajukan kitas minimum 30  hari sebelum Visa Sobud suami berakhir, jadi gak perlu perpanjang Visa Sosbud lagi ya guys.

Sebelum datang ke kantor Imigrasi, saya telpon dulu ke Hotline Imigrasi Bekasi – 081380005977 nomor ini melayani whatsapp juga lho, saya diberitahu apa saja persyaratan kelengkapan dokumen yang dibutuhkan. Datanglah pagi itu ke kantor Imigrasi kelas II Bekasi , bertemu dengan petugas yang ramah, ibu ini memberi tahu kalau saya harus perpanjang Visa Sosbud suami saya dulu sebelum saya upgrade menjadi KITAS. Berikut langkahnya ;

  1. Lengkapi Persyaratan Dokumen
    – Paspor asli WNA (Suami/Istri)
    – Satu lembar fotocopy paspor (2 halaman pertama dari paspor) dan lembar yang tercetak visa sosial budaya lama.
    – Formulir perpanjangan visa (minta form Perdim 23 dari kantor imigrasi)
    – Surat permohonan perpanjangan visa (dapat dari kantor imigrasi)
    – Surat pernyataan dan jaminan sponsor dengan materai 6000 (dapat dari kantor imigrasi)
    – Fotokopi KTP Sponsor (Istri yang mensponsori)
    – Fotokopi surat nikah
    – Fotokopi kartu keluarga sponsor
  2. Setelah semua dokumen lengkap, bisa langsung diserahkan ke petugas dan nanti suami kita harus datang untuk foto dan sidik jari (pada hari itu juga)
  3. Setelah foto kita bakal dipanggil untuk Bayar biaya perpanjangan Visa Sosbud Rp.  355.000,- untuk 30 hari. Bayarnya bisa langsung di Pos Mobil Keliling (masih dalam area kantor imigrasi, jadi tidak perlu ke Bank lagi) nanti dikasih invoice sama pihak imigrasi.
  4. Setelah bayar serahkan bukti bayar ke petugas, dan petugas bilang kalau perpanjangan  Visa Sosbud diproses selama 3 hari kerja.

Gampang banget kan caranya, nanti saya lanjut lagi bagaimana cara mengupgrade Visa Sosbud menjadi KITAS yaa 😀

Posted in Tak Berkategori

Persyaratan Menikah dengan WNA Belanda

Hi guys,
Kali ini saya bakal share persyaratan dan dokumen apa saja yang dibutuhkan untuk menikah dengan Warga Negara Asing di Indonesia.

Berdasarkan pengalaman saya kemarin menikah dengan suami saya yang berkewarganegaraan Belanda, proses yang saya lewati sangatlah panjaaaaaaaang,.. Menikah dengan WNA tidak lah semudah menikah dengan sesama WNI yaaa, banyak dokumen” yang dibutuhkan, waktu dan tenaga extra yang harus kita persiapkan.

Kalau readers ada yang planning menikah dengan WNA, pertama” yang harus disiapkan mental dulu yahh, dan harus dipikirkan matang” agar kedepannya tidak menyesal. Karna, jangan sampai ya,, sudah berjuang ini itu, ehh ujung”nya malah tidak cocok, sedih kan.. 😦 cobaa pikiiirr,,, sakitnya tuuuh dii …
Oke, kalau kamu sudah ready kamu dan calon kamu harus bekerja sama ya, untuk urus dokumen” ini.

Jadi ini tahap”nya ya readers,.

  1. Datang ke KUA ( Domisili Alamat Tinggal )

Yang saya lakukan pertama” adalah datang ke KUA Kecamatan sesuai tempat tinggal kita. Bertemu dengan bapak yang ramah dan baik hati , sambil ditanya” kenal dimana, rencana kapan mau menikah, tinggal dimana, dan pertanyaan basic lainnya. Dan, paling penting calon suami harus menganut agama yang sama dengan kita ya, Alhamdulillah suami saya sudah muallaf dari umur 18 Tahun, jadi gak perlu diminta sertifikat muallafnya lagi. (Terkadang beda KUa berbeda juga permintaanya)

Setelah itu, saya diberi selembar kertas mengenai persyaratan pernikahan, Berikut syaratnya:

Untuk WNI wanita :
– Copy KTP/KK
– Surat pengantar ketua RT/RW untuk membuat NA ke kelurahan (yang dibawa ke kelurahan: copy KK/KTP, Copy KTP ayah dan ibu jika masih hidup)
– Pas foto 2×3 sebanyak 5 lembar dan 4×6 sebanyak 2 lembar background biru
– Surat keterangan untuk nikah (N1) dari kelurahan setempat
– Surat keterangan asal usul (N2) dari kelurahan setempat
– Surat keterangan tentang orang tua (N4) dari kelurahan setempat
– Akta cerai ASLI (bagi yang bercerai)

Untuk WNA pria :
– Copy passport yang masih berlaku
– Pas foto 2×3 sebanyak 5 lembar dan 4×6 sebanyak 2 lembar background berwarna biru
– Surat keterangan masuk islam (untuk yang muallaf)
– Surat izin dari kedutaan / CNI (nanti saya share cara membuatnya)
– Akta lahir

Setelah dapat rincian apa aja yang harus kami siapkan maka, langsung kita berdua bagi” tugas untuk urus dokumen masing”.

Dari sisi suami saya, yang pertama kali suami saya urus yaitu ;
– Surat keterangan belum menikah dari gemeente tempat tinggal suami, yang nantinya surat ini bakal jadi persyaratan dokumen untuk menikah di Indonesia yaitu untuk membuat CNI dan surat ini punya masa expired yaitu 3 bulan.  INGAT HANYA 3 BULAN. Suami saya bilang buat surat ini sangat mudah, dia hanya datang ke gemeente dan bilang butuh surat keterangan belum menikah , jadilah hari itu juga.
– Akta Lahir , kebetulan akta lahir suami saya berbahasa rusia .. yup karna suami saya kelahiran di luar negeri, jadi akta lahir ini harus di legalisasi oleh Negara Kelahirannya dan juga pemerintah Belanda. Alhamdulillah papah mertua waktu itu bantuin urus akta lahirnya, thank you pop :-* . Untuk yang lahir di Belanda, hanya perlu minta salinan Akta lahir dari gemeente yang masa berlakunya tidak lebih dari 3 bulan dari tanggal penerbitan.
– Passport yang masa berlakunya tidak kurang dari 6 bulan.
– Visa. bila suami kalian merencanakan untuk menetap di Indonesia, maka Visa yang dipakai  adalah VISA Social Budaya, karena hanya Visa Sosbud yang bisa di upgrade ke KITAS, nanti saya bakal share lagi tentang KITAS. Untuk buat Visa Sosbud, suami saya butuh seorang sponsor di Indonesia. Maka sayalah yang menjadi sponsornya, dengan menjadi sponsor saya hanya mengirim dokumen” lewat email  yaitu berupa ;
– Scan KTP
– Scan Passport
– Sponsor Letter bermaterai (sponsor letter ini nanti diemail oleh pihak KBRI di Den Haag, tapi secara garis besarnya sama saja dengan sponsor letter pada umumnya).
Ketiga dokumen itu discan , lalu suami saya print dokumen tersebut dan membawanya ke KBRI di Den Haag.

Ketika suami saya sampai di Indonesia, kita baru mengurus dokumen yang dibutuhkan KUA , semua dokumen sudah dilengkapi, tinggal CNI nya aja yang harus diurus di Kedutaan Besar Belanda.

Pada saat itu , untuk mendapatkan CNI , saya langsung datang saja, tidak perlu membuat appointment. Tapi, mulai tanggal 1 Desember 2017 lalu, untuk mengurus  CNI ke Kedubes Belanda harus membuat appointment di http://bit.ly/AppointmentNL .

Berikut dokumen yang di butuhkan ;

  1. Photo Copy KTP Calon Istri/Suami WNI
  2. Photo Copy Passport WNA
  3. Photo Copy Status Perkawinan (diurus di Belanda, tidak boleh berumur lebih dari 3 bulan setelah tanggal penerbitan)
  4. Photo Copy Akta Lahir (diurus di Belanda, tidak boleh berumur lebih dari 3 bulan setelah tanggal penerbitan) . Kebetulan suami saya tidak lahir di Belanda, jadi Akta Lahirnya harus di translate di penerjemah tersumpah. Tapi, rezeki anak shaleh kata petugasnya tidak perlu dtranslate
  5. Bawa Semua Original Dokumennya (buat amannya, ini tidak wajib kok, yang wajib dibawa dokumen aslinya hanya point 3 & 4 )

Proses membuat CNI sangatlah cepat setelah mengambil no. antrian, kita menyerahkan dokumen ke petugas, setelah dicek dan obrolan masalah akta lahir, petugas bilang kita harus membayar sebesar 30 Euro atau sesuai kurs saat itu Rp 455.000,- bayarnya cash ya, tidak bisa memakai debit , atau pun kembalian. Setelah melakukan pembayaran kita disuruh kembali setelah makan siang, sekitar jam 13.30 WIB. Sambil menunggu kita Shalat di Mushala dan makan di area Kedutaan (Restaurant H.E.M.A) ala kantin gitu yaa,.. Makanannya murah terjangkau dan rasanya yummy..

WhatsApp Image 2017-10-23 at 6.00.22 PM
Hutspot Met Klapstuk
WhatsApp Image 2017-10-23 at 6.00.06 PM
Chicken Grill Steak

Setelah jam 13.30, kita kembali ke loket dan menunggu nama suami saya dipanggil. Alhamdulillah CNI sudah selesai, dengan hati riang kita pulang. 😀

Keesokannya, semua dokumen dibawa ke KUA, dan setelah memberikan semua berkas, pernikahan bisa di dilaksanakan setelah 15 hari kita menyerahkan berkas. Lagi-lagi rezeki anak shalehah, saya tidak perlu menunggu sampai 15 hari kerja, karena pada tekhnisnya saya sudah dianggap mendaftar bulan April lalu, jadi dibantu oleh petugasnya.  Untuk biaya menikah dengan WNA, tetap sama seperti menikah WNI. Bila menikah di Kantor KUA pada hari kerja Senin- Jumat tidak dikenakan biaya Rp. 0,- . Tapi bila menikah diluar KUA dan hari Weekend (Sabtu-Minggu) maka dikenakan biaya Rp. 600.000,- . Enak yaa sekarang sudah tidak ada pungli semua pembayaran dilakukan ke Bank yang ditunjuk oleh KUA. Jadi, kita bisa berhemat, hehehehe..

Semuanya bisa di lakukan bila kita ada kemauan, tidak perlu pakai biro jasa, yang pasti lumayan ya biayanya. Better, uangnya ditabung hehehe

Begitu ya guys, prosesnya, maaf ya kalau tulisannya masih berantakan, bila ada yang mau ditanyakan bisa email saya atau comment. Terima kasih 🙂

Cara Buat Passport di Kantor Imigrasi Bekasi

Jadilah bulan April lalu saya buat pasport di Kantor Imigras Kelas II Bekasi, karena kebetulan rumah saya di perbatasan antara Jakarta Timur dan Bekasi (sebenarnya lebih dekat apapun ke Jakarta daripada Bekasi, ke Jakarta hampir semua jalan saya paham, kalau ke Bekasi ??? Jangan tanya deh bisa-bisa nyasar saya , hehehehe).

Buat Readers yang belum punya passport, cara buat passport sangatlah gampang, dan murah , gak perlu pakai calo lagi, cuma harus luangin waktu aja untuk tunggu dan bolak balik ke kantor imigrasi ini. Berbekal bolak balik tanya mbah (mbah=google), apa aja persyaratan yang harus dilengkapi dan wajib dibawa biar gak ada yang ketinggalan dan bolak-balik lagi kerumah , maka saya berangkatlah hari itu ke Kantor Imigrasi kelas II Bekasi, yang cuma 40 menit naik motor dari rumah saya (sempat nyasar karna lewat jalan pintas -_-) Kantor Imigrasi itu masih satu area dengan GOR Bekasi,  posisinya ada di belakang GOR , buat readers yang bawa kendaran sendiri parkir mobil dan parkir motor di parkiran GOR, bayar parkir motor Rp. 2.000,- .
Buat yang  belum tahu alamat lengkapnya bisa tanya mbah google atau klik disini http://imigrasibekasi.com/

Waktu saya buat bulan April kemarin belum diwajibkan registrasi online jadi saya lebih pilih offline karna bagi saya lebih jelas statusnya, lewat online saya takut file error atau apalah 😀 , nanti malah jadi lama (parno’an)

Berikut syarat-syaratnya :

  1. Fotocopy KTP ukuran A4 (maksudnya jangan digunting kecil ya, biarkan aja 1 halaman full)
  2. Fotocopy KK
  3. Fotocopy Akta Lahir / Ijazah Terakhir
  4. Materai 1 lembar 
  5. Fotocopy NPWP (ini sama ukuran A4 jangan digunting kecil)

Nah, untuk semua dokumen itu dibawa dokumen aslinya juga yah, karna nanti dicek keasliannya, kalau nggak bawa , mau gak mau kita harus ambil dokumen aslinya tetep gak bisa nego. Kebetulan KTP saya dengan akta lahir berbeda untuk tahun lahirnya, jadi saya sudah minta surat keterangan bahwa yang di akta lahir itu yang benar, minta surat keterangan ini dari kantor kelurahan domisili alamat rumah. Berbekal senyum pepsodent saya dapat suratnya gratis, tapi memang gratis ya, gak dipungut biaya, tapi kalau mau kasih tips juga gak apa”.

Sampai di ruangan khusus untuk buat passport , nanti ambil no. antrian, sampai tunggu di panggil untuk  kasih berkas dan pengecekan berkas , habis itu antri lagi untuk foto dan sidik jari. Setelah itu belum selesai, kita masih harus antri untuk interview.

Pertanyaan apa aja yang ditanyakan petugas imigrasi ?
1. Dalam rangka apa buat passport?
2. Mau kemana dengan siapa, keperluan apa? (ini pertnanyaan mang type kepoh banget ya, wkwkwwk)
3. Rencana Kapan mau berangkatnya?
4. Perkerjaan apa, berapa lama kerjanya?

Karna kebetulan waktu buat itu karna rencana mau ke China untuk kerjaan jadi alasan urusan pekerjaan, eeh si bapaknya minta nanti kalau ambil passportnya dibawa juga surat keterangan bekerja dari kantor. Saya tanya kenapa donk, ternyata surat keterangan bekerja ini sangat membantu untuk membuat passport kita lebih mudah untuk diprosesnya, bahkan si bapaknya juga bilang, banyak yang ditolak karna tidak jelas keperluannya. Dalam hati saya berkata, si bapak baik hati juga ya, bahkan dia sempat menunjukan bebrapa dokumen yang gagal lulus interview sama dia.
Nah, pas diinterview juga jangan nervous juga yaa, santai aja (pengalaman saya banyak orang kalau diinterview biasa nervous).

Tips saran saya datang pagi”, kantor imigrasi buka jam 8, tapi karna sekarang sudah wajib online, nanti daftar online dulu, dan sekarang security sudah tunggu di gerbang untuk periksa kelengkapannya, nanti dipandu kalau ada yang kurang.
Karena butuh seharian urus passport nya, jadi yang gak suka makan sembarangan better bawa bekel dari ruma atau roti buat ganjal perut, saya kebetulan dapat kenalan namanya mba Diaz, kebetulan dia ngekost daerah situ, jadi makan ditunjukin tempat yang enak dan bersih sama dia (saya lupa namanya) harga standar, tapi parkirnya muahaaaall , masa parkir motor gak sampai sejam dipintain goceng ???!!! (agak kaget & sewot juga -_-‘ ).
Selesai hari itu jam 15.30 WIB saya baru selesai, dan diberi kertas untuk nanti kita bayar biaya passport sebesar Rp. 355.000,-  untuk 48 halaman, saya bayar di Bank BNI. Passport selesai dan bisa diambil 3 hari kerja setelah kita melakukan pembayaran ya, ingat SETELAH MELAKUKAN PEMBAYARAN, bukan 3 hari kerja setelah kita daftar dan 3 hari kemudian saya datang , yang saya ingat hari Jum’at , lagi” si bapak kasih tau , hari Jum’at langsung datang jam 13.30 WIB, biar langsung ambil pasport ke loket, gak perlu antri dari pagi (si bapak emang baik yaaa :D), makasii y paakk ^^.

Dan, jadilah passport ..
Gimana guys, mudah kan buatnya, plus murah juga.

Nanti bakal saya share info lainnya, maaf” ya kalau penulisannya berantakan maklum masih newbie 😛

Posted in Tak Berkategori

Prolog Yang Tak Pernah Bertemu Epilog

Hi Guys, selamat datang di blog pertama saya ( pertama kali ngblog agak resmi ),, agak bingung juga si sebenarnya, baru pertama kali pakai wordpress.. hehehhe (karna sebelumnya sudah pernah ngblogger di blogspot, tapi isinya sepertinya agak aneh, masih zaman waktu alay 😀 ). Jadi, barulah sekarang kita memulai lebih serius dalam menulis, khawatir tulisan  tidak bermanfaat, jadi saya usahakan para pembaca bisa mendapatkan hikmah, pengetahuan, ataupun perasaan yang campur aduk (kan mulai alay, ahahaa). Pastinya saya bakal share masalah apapun yang saya alami (pengalaman maksudnya). Mau real, atau astral, bahkan abstrak bakal saya share disini.

So, selamat membaca, comment dan  hubungi saya bila diperlukan..
Please enjoy my page.. ♥